SARANA ADVOKASI & EDUKASI

"FIGHT TO SAVE PMI TAIWAN"

Penempatan PMI Pertanian telah dibuka

Sejak 6 Oktober 2023, KDEI Taipei telah membuka layanan penempatan PMI Jabatan Pertanian

Mau Perpanjang PK Simak Alur dan Info Berikut ini

Sebagai PMI yang perpanjang kontrak baru di Taiwan, jangan lupa perpanjang PK sekaligus urus Asuransi BPJS Ketenagakerjaan untuk Pelindungan Anda !

(Update) Cara Perpanjang PK dan Daftar BPJS Ketenagakerjaan di Taiwan

Pengumuman terbaru terkait Proses legalisasi Perjanjian Kerja Bagi TKI yang melakukan Perpanjangan Kontrak 3 (tiga) tahun pada KDEI di Taipei.

Hotline Bidnaker KDEI Taipei

Pastikan sudah mengetahui hotline Bidnaker KDEI Taipei

Hati-hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Pejabat maupun Institusi BP2MI, Agar Selalu Waspada! ~

29 May 2017

KDEI di Taipei Menerima Kunjungan dari Dua Organisasi TKI di Taiwan

Taipei (29/05/17), Kepala KDEI di Taipei menerima kunjungan dari organisasi TKI yang ada di Tainan dan Taichung. Dalam pertemuan singkat tersebut dibahas beberapa hal seputar isu ketenagakerjaan khususnya yang dialami oleh rekan-rekan TKI di Taiwan, serta usulan-usulan kegiatan positif yang bermanfaat bagi TKI.


Sempat dibahas pula rencana pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Tainan dan Taichung. KDEI di Taipei akan mencoba memfasilitasi dan mengkoordinasikan dengan pihak terkait di Taiwan.

Selain itu KDEI di Taipei juga menyampaikan bahwa diperkirakan akan dilaksanakan Safari Ramadhan di Pintung (3 Juni 2017), Tainan, (10 Juni 2017) serta Taichung, (17 Juni 2017).  Sedangkan Yilan masih dalam proses konfirmasi.

Kegiatan Safari Ramadhan tersebut berupa silaturahmi dan diskusi bersama WNI/TKI, dilanjutkan dengan buka puasa bersama, sholat magrib, isya, tarawih dan witir.  Kegiatan tersebut merupakan upaya KDEI di Taipei dalam pembinaan  guna meningkatkan perlindungan WNI/TKI di Taiwan.

Diharapkan warga negara Indonesia yang berada di sekitar Tainan dapat memanfaatkan momen yang baik untuk silaturahmi di bulan Ramadhan ini.

Dokumentasi :





Aktivitas KDEI di Taipei di Hari Minggu Pertama di Bulan Ramadhan 2017

Taipei (28/05/17). Hari Minggu pertama Bulan Ramadhan, KDEI di Taipei yang dipimpin langsung oleh Kepala KDEI di Taipei mengunjungi langsung WNI/TKI di TMS, Taipei. Dalam kesempatan tersebut, beberapa kegiatan antaranya : Menyapa WNI/WKI di Taiwan, Pembagian Takjil, Live TV, Sholat Magrib, Isya, Tarawih serta Witir.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan diskusi dan sharing informasi seputar ketenagakerjaan. Beberapa permasalahan yang dilaporkan adalah menyangkut permasalahan pindah majikan serta kasus pembayaran yang berlebihan (overcharging).

Agenda ini akan terus dilaksanakan sampai berakhirnya Bulan Ramadhan. Selain itu direncanakan juga, KDEI di Taipei akan melakukan kunjungan ke beberapa daerah yang banyak TKI-nya, antara lain direncanakan di Pintung, Yilan dan Tainan (dalam proses konfirmasi). Kegiatan tersebut nantinya diawali dengan buka puasa bersama, Sholat Magrib, Isya, Tarawih dan Witir.  Nantinya juga akan diselipkan dengan diskusi seputar kekonsuleran dan ketenagakerjaan serta keimigrasian.

Diharapkan dengan berbagai kegiatan guna mendekatkan diri kepada TKI, permasalahan TKI dapat teratasi, serta dapat mengurangi trend kaburan, langkah pencegahan serta mensosialisasikan program pembinaan TKI, pemberdayaan serta cara melindungi diri sendiri bila dalam kondisi darurat.

Dokumentasi :










28 May 2017

Bagaimana Cara Mengecek Hari Libur Nasional atau Libur Karena Kondisi Darurat di Taiwan?


INFO tentang Hari Libur Nasional atau Pengumuman Libur Kondisi Darurat (biasanya bencana alam Badai Taipun, dll) sebagai berikut :

PERTAMA buka http://www.dgpa.gov.tw/en/index?mid=138


Cari 2017 Work Calendar
Kalender Kerja Taiwan Tahun 2017

Untuk informasi darurat biasanya diumumkan juga diwebsite tersebut bila anda kejadian darurat. 
Contoh tahun lalu ada Badai Hebat Taifun bulan September 2017

Contoh :

Ketentuan Bekerja di hari libur bagi TKI Sektor Formal dapat dibaca http://pengaduantkitaiwan.blogspot.tw/2017/02/perhitungan-jam-lembur-gaji-lembur-tki.html


Semoga bermanfaat 





APA HAK DAN KEPENTINGAN YANG ANDA DAPATKAN SELAMA BEKERJA DI TAIWAN ?


Simak info sekilas berikut ini ?

1. Gaji :
Ditentukan melalui negosiasi majikan dan tenaga kerja, kalau bekerja di instansi yang mengenakan Undang-Undang Pokok Tenaga Kerja, gajinya tidak boleh rendah dari gaji pokok ketentuan hukum.

Tabel Gaji dapat dilihat di Tabel Gaji Masing-Masing Sektor


2. Waktu kerja dan istirahat :
  1. Diurus berdasarkan kontrak yang ditandatangani kedua belah pihak. Kalau bekerja di instansi yang mengenakan Undang-Undang Pokok Tenaga Kerja , waktu kerja normal perhari tidak boleh lebih dari 8 jam, jumlah jam kerja setiap 2 minggu tidak boleh lebih dari 84 jam. Bila lembur diurus sesuai peraturan.
  2. Kalau pekerja bekerja terus selama 4 jam, paling tidak mesti ada istirahat 30 menit, tapi bagi kerja sistem bergiliran atau kerja berkesinambungan atau kerja darurat, majikan harus mengatur waktu istirahat lain pada waktu kerja  
3. Libur, cuti dan ijin libur :

Hari libur bagi TKA golongan rumah tangga diatur berdasarkan kontrak yang ditandatangai oleh kedua belah pihak. Sedangkan untuk TKA golongan konstruksi, pabrik, perawat panti jompo, sembelih dan nelayan, karena memakai Undang-Undang Pokok Tenaga Kerja, pekerja setiap 7 hari harus ada 2 hari libur, di antaranya adalah 1hari sebagai hari libur wajib dan 1 hari sebagai hari istirahat. Selain itu hari libur wajib yang ditetapkan pemerintah harus libur. Bagi pekerja yang terus bekerja hingga genap waktu tertentu di satu majikan atau perusahaan yang sama, maka sesuai

peraturan harus diberikancuti tahunan.
Hari libur wajibtermasuk peraturan wajib, untuk menghentikan pekerjaan pekerja yang berhari-hari, melindungi kesehatan fisik dan mental, majikan tidak diperkenankan memotong hak dasar ketenagakerjaan ini.
Pengaturan kerja diHari istirahatlebih fleksibel, untuk jenis pekerjaan yang waktu kerjanya panjang, apabila majikan perlu memakai pekerja di hari istirahat, dapat meminta persetujuan terlebih dahulu dari pekerja untuk bekerja, atas dasar ketaatan atas peraturan Undang-Undang Pokok Tenga Kerja pasal 24 ayat 2,ayat3, pasal 32 dan pasal 36.  

4. Asuransi kesehatan :

Setiap pekerja asing yang memiliki kartu ARC daerah Taiwan , terhitung sejak hari pertama kerja , wajib ikut asuransi kesehatan yang diurus oleh majikan. Biaya asuransi kesehatan dibayar setiap bulan, dan bisa menikmati pelayanan pengobatan asuransi kesehatan. (Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Pusat Asuransi Kesehatan dan alamat kantor cabang Biro Asuransi Kesehatan Pusat di setiap daerah dapat dilihat di lampiran 6).  

Daftar Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Pusat Asuransi Kesehatan dan Biro Asuransi Kesehatan Pusat di Setiap Daerah 



5. Asuransi tenaga kerja:
Kalau anda bekerja di instansi yang mempekerjakan lebih dari 5 orang atau bekerja di sektor perikanan, sejak tanggal anda mulai bekerja, majikan semestinya mengikutsertakan anda memiliki asuransi tenaga kerja pada Biro Asuransi Tenaga Kerja dengan melampirkan surat bukti bekerja yang dikeluarkan instansi berwenang terkait.
(Alamat masing-masing kantor cabang Asuransi Tenaga Kerja dapat dilihat di lamp. 7).  



6. Pelayanan petunjuk dan penjemputan masuk keluar Taiwan

MOL membuka Counter Pelayanan TKA (lihat lamp.5) di bandara internasional Taiwan

(Bandara Internasional Taoyuan dan Kaohsiung) yang menyediakan pelayanan penjemputan bagi TKA yang datang ke Taiwan, seminar tentang peraturan hukum di Taiwan, pelayanan pengaduan perselisihan pekerja dan majikan bagi TKA yang meninggalkan Taiwan dan menyediakan pelayanan penampungan sementara bagi TKA (silakan melihat lampiran gambar prosedur penjemputan TKA di bawah ini). Selain itu, MOL telah memasukkan video seminar hukum di internet (website :
http://www.fw.org.tw/). Jika setelah tiba di Taiwan, TKA tidak dapat menghadiri seminar, maka dapat melihat isi video seminar hukum secara online melalui bantuan dari pihak agensi atau majikan.  

Sumber : Buku Pandual Hal-hal yang Harus Diketahui TKA di Taiwan, Edisi 2019, download di : disini



26 May 2017

KDEI di Taipei Gelar Rakor Teknis Penanganan Permasalahan TKI Bersama Depnaker se-Taiwan

Foto Bersama setelah pembukaan acara

TAIPEI – KDEI di Taipei menggelar Rapat Koordinasi Teknis Penanganan Permasalahan TKI di Taiwan bersama dengan Depnaker se-Taiwan, Rabu (24/5). Selain sebagai upaya percepatan respons penanganan permasalahan TKI, kegiatan ini dimaksud untuk menekan angka TKI Kaburan di Taiwan.
Dalam sambutannya, Kepala KDEI di Taipei Bpk. Robert J Bintaryo menyampaikan bahwa KDEI di Taipei telah membuka askes pengadua WNI/TKI seluas-luasnya melalui jalur telepon, contact person Bidang Ketenagakerjaan, melalui media sosial, website KDEI, pelayanan mobile service, maupun KDEI corner, serta pelibatan Satgas/Sukarelawan TKI.

“Saat ini total TKI yang bekerja di Taiwan sekitar 252,341. Total pengaduan tahun lalu yang disampaikan ke KDEI di Taipei sekitar 1.050-an kasus, dan saat ini ini jumlah pengaduan sudah hampir menyentuh angka 900, dengan tingkat penyelesaian lebih dari 81 %,” tuturnya.

Umumnya, pengaduan didominasi oleh kasus tidak harmonis dengan pengguna, pekerjaan tidak sama dengan PK, dan gaji tidak lunas. Masalah lain yang perlu mendapat perhatian adalah masih maraknya TKI kaburan yang saat ini mencapai jumlah 24 ribuan serta meningkatnya penggunaan Narkoba di kalangan TKI.

Selain itu seiring dengan mekanisme perpanjangan kontrak tanpa harus pulang, banyak agensi yang membebankan biaya pengurusan yang sangat tinggi kepada TKI berkisar antara 30.000 s/d 80.000 $NT.


“Tentunya permasalahan ini menjadi PR kita yang tetap kita berupaya seoptimal mungkin untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, serta yang tak kalah pentingnya adalah mensosialisasikan berbagai program-program atau informasi ketenagakerjaan yang dapat diakses langsung oleh TKI. Hal ini sebagai upaya preventif yang sedang dan terus kita galakkan,” tandasnya.

Rapat Koordinasi Teknis Penanganan Permasalahan TKI di Taiwan melibatkan perwakilan dari seluruh Depnaker di Taiwan, selain itu turut dihadiri pula oleh Perwakilan dari Workforce Development Agency, yaitu Section Chief Cross-Border Workforce Management Division, Workforce Development Agency (WDA), Ministry of Labor, Ibu Yu, Hsiao-Chiu (Yu, Fatimah).

Kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab serta pemaparan permasalahan dari masing-masing perwakilan Depnaker. Beberapa permasalahan utama yang menjadi pembahasan adalah terkait hak-hak TKI sesuai PK, TKI Kaburan, TKI melahirkan di Taiwan, serta pengurusan dokumen paspor dan legalisasi dokumen di KDEI Taipei.(*)


Sumber : Website KDEI di Taipei


Dokumentasi :























[UPDATE PENGUMUMAN] KTKLN TIDAK DIWAJIBKAN BAGI TKI YANG AKAN BEKERJA KE LUAR NEGERI (VERSI 2 BAHASA)

Terlampir update pengumuman, sebelumnya versi Bahasa Indonesia telah diumumkan pada tanggal 20 Mei 2017.

Nah sekarang, Ada penambahan terjemahan bahasa Mandarinnya sehingga dapat dipahami oleh pihak agensi/majikan.



Download Versi PDF

Sumber : Website KDEI di Taipei

Semoga bermanfaat !

23 May 2017

BNP2TKI Utus Delegasi dalam 2017 Muslim Youth Exchange for Southeast Asian Countries

Jakarta, BNP2TKI (22/5/17) -- BNP2TKI Utus Delegasi dalam 2017 Muslim Youth Exchange for Southeast Asian Countries atau program pertukaran pemuda muslim untuk negara asia tenggara yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA).


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEickFpHqhhQwv1t4WkVfAlDcC-rQPgbGSb0qki57vXvTxHYvbV69CFi79b96kT_xeKiTkuBghIX3NMNDm_MDGNCUxvwchm2z7XSpRQ8eDqOkUXBaATIaUkJVou63og6KlH-pqBgG7g07i6Z/s320/construction.jpg

Diikuti oleh sejumlah delegasi dari tiga negara di Asia Tenggara, yakni dari Indonesia (20 orang), Malaysia (10 orang), dan Brunei Darussalam (2 orang). Kegiatan ini berlangsung tanggal 15 – 20 Mei 2017 di The Ambassador Hotel, Taipei, Taiwan.

Delegasi Indonesia terdiri dari perwakilan yang diutus dari beberapa instansi Kementerian dan Lembaga antara lain ; Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perdagangan, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Pemuda dan Olahraga, DPR RI, serta perwakilan dari BNP2TKI yang diikuti Biro Organisasi dan Kepegawaian (Wirawan N. Harahap) dan Biro Hukum dan Humas (Widyaningsih).

Sementara delegasi dari lingkungan akademik yakni dari IPB, UGM, dan Instansi Non Pemerintah antara lain Pemuda Muhammadiyah, Fatayat NU, HMI, The Habibie Center, Media yakni, Suara Merdeka, Republika.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk melahirkan pemimpin pemuda muslim masa mendatang yang memimiliki pemahaman yang baik tentang budaya dan perkembangan terbaru tentang Taiwan dalam berbagai bidang khususnya tentang budaya Islam.

Dalam acara tersebut dilakukan kunjungan resmi ke Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei yang disambut oleh Kepala KDEI Taipei, Robert James Bintaryo.

Kepala KDEI mengapresiasi kunjungan kedatangan delegasi dan memberikan paparan tentang program prioritas KDEI terkait perdagangan, investasi dan program perlindungan TKI di Taiwan, dengan membentuk SATGAS dan menyediakan shelter di tiga titik kota yang menjadi basis penyebaran TKI, yaitu Kaohsiung, Taichung, dan Tainan.

Sumber : BNP2TKI

22 May 2017

KDEI-TAIPEI Hadir Dalam Seminar Hati Anak Bangsa


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEickFpHqhhQwv1t4WkVfAlDcC-rQPgbGSb0qki57vXvTxHYvbV69CFi79b96kT_xeKiTkuBghIX3NMNDm_MDGNCUxvwchm2z7XSpRQ8eDqOkUXBaATIaUkJVou63og6KlH-pqBgG7g07i6Z/s320/construction.jpg
Taipei, KDEI (21/05/17). Seminar yang bertajuk “Hati Anak Bangsa” sukses digelar di Taipei Public Library. Hadir pembicara utama Henny Kristianus, Founder and Project Director of Yayasan Tangan Pengharapan. Sebagai informasi bahwa yayasan ini sudah melayani lebih dari 4.000 anak di berbagai daerah di Indonesia antara lain di Sumatera Barat, Jakarta, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Jawa Tengah, Bali, Sumba, Nusa Tenggara Timur, dan Papula serta Maluku Utara. Programnya bergerak dalam bidang pendidikan, gizi, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Seminar ini bertujuan untuk menginspirasi masyarakat Indonesia yang ada di Taiwan agar lebih peduli dan memberi kontribusi positif bagi Indonesia.

Henny dalam seminarnya mengajak masyarakat Indonesia yang ada di Taiwan agar dapat bermanfaat bagi negeri khususnya bagi daerah asal di Indonesia. 

Secara khusus beliau mengajak TKI purna agar dapat mengabdi untuk negeri, dengan menjadi guru profesional bagi anak-anak di daerah pedalaman di Indonesia.

Selain itu turut memotivasi TKI agar selalu dapat membaca peluang yang ada disekitarnya, sehingga tidak menjadi TKI selamanya. Serta mendorong agar TKI di Taiwan dapat membekali diri dengan skill yang berguna serta pengetahuan mengelola usaha sehingga nantinya dapat diterapkan di Indonesia. Dicontohkannya dengan bisnis jualan online yang lagi booming di Indonesia.

“Temukan pasion terbesar Anda di bidang mana, kembali ke Indonesia untuk berkarya untuk membangun negeri”, ujarnya penuh semangat.

Pengalaman sebagai TKI dengan kerja profesional, berpengalaman dan terlatih tentunya menjadi modal yang baik untuk bekerja di Indonesia nantinya.

Dokumentasi Lainnya : 


Sumber : Website KDEI

KDEI di Taipei Menegaskan Pentingnya Menjaga Komitmen Persaudaraan dan Kebersaamaan Sesama TKI di Taiwan


Taichung, KDEI (21/05/17) KDEI di Taipei hadir dalam acara silaturahmi yang digagas oleh Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Khusus Taiwan atau yang biasa disingkat PSHT Taiwan yang berpusat di Taichung.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEickFpHqhhQwv1t4WkVfAlDcC-rQPgbGSb0qki57vXvTxHYvbV69CFi79b96kT_xeKiTkuBghIX3NMNDm_MDGNCUxvwchm2z7XSpRQ8eDqOkUXBaATIaUkJVou63og6KlH-pqBgG7g07i6Z/s320/construction.jpgSalam khas organisasi yakni "Salam Persaudaraan", PSHT berusaha menjaga komitmen persaudaraan dan kebersamaan,  siap mengedepankan musyawarah, dan menjaga kerukunan di Bumi Formosa.
Acara silaturahmi ini dalam rangka tes kenaikan tingkat dari sabuk hijau ke sabuk putih. Sekitar 610 PSHT turut hadir dalam acara tersebut.
Melalui acara ini, Farid Ma'ruf selalu Analis Bidang Tenaga Kerja KDEI di Taipei menyampaikan himbauan seputar ketenagakerjaan serta penegasan akan pentingnya peranan organisasi dalam berkontribusi membantu upaya perlindungan WNI/TKI di Taiwan. Beberapa informasi seputar hukum di Taiwan turut disampaikan mengingat selama ini antar organisasi di Taiwan rentan dari pertikaian.
Melalui acara ini diharapkan terbangunnya kebersamaan dan solidaritas dari anggota organisasi tersebut guna menjalin kekompakan, persatuan dan kesatuan di Taiwan, sehingga tujuan utama bekerja di Taiwan dapat tercapai serta menghindari pertikaian yang mencoreng nama baik Indonesia di Taiwan.
“Semoga pertemuan kita kali ini menjadi moment yang penting untuk kita semua bersatu, kompak dalam satu bingkai persatuan dan kesatuan atas nama Indonesia. Semangat kebhinekatunggalika-an kita kita hidupkan juga disini. Melalui kebersamaan kita ini mari kita galakkan semangat untuk saling mengingatkan bila ada teman dekat yang barangkali berpotensi bertindak melanggar norma atau ketentuan hukum di Taiwan”, ujar KDEI di Taipei.
Terkait akses pengaduan WNI/TKI serta informasi ketenagakerjaan dibuka seluas-luasnya melalui jalur telepon atau kontak person yang telah disebar luas melalui media sosial (FB, line, whatsapp) bahkan di website KDEI maupun web blog personal yang dikelola oleh bidang naker. 
Eksistensi PSHT Cabang Khusus Taiwan diharapkan dapat bermitra dengan KDEI di Taipei dalam meningkatkan perlindungan TKI di Taiwan. Penguatan peran organisasi ini diharapkan dapat juga membina anggotanya sehingga pergesekan dengan kelompok/organisasi lainnya dapat diminimalisir.
Dalam meningkatkan perlindungan TKI KDEI di Taipei secara rutin (tiap tiga bulan) akan menyelenggarakan pertemuan dengan organisasi TKI dalam mendiskusikan isu-isu ketenagakerjaan maupun menyelesaikan permasalahan TKI dan lain sebagainya. 
Turut disampaikan juga perihal persiapan dalam memasuki bulan suci Ramadhan, serta disampaikan informasi tentang rencana pelaksaan sholat Idul Fitri di taman dekat TMS yang memuat kapasitas yang lebih besar (perkiraan 8.000 jamaah).
“Selanjutnya mari kita sambut bulan suci Ramadhan  dengan gembira, dengan suka-cita serta persiapan yang baik. Semoga kita semua tetap diberikan kesehatan, dan kemampuan dalam menjalani rutinitas kerja di Taiwan yang penuh dengan tantangan dan perjuangan. Amin”, ujarnya dalam mengakhiri sambutannya.
Acara ini berlangsung dengan sukses sampai dengan selesai sekitar pukul 17.25.

Dokumentasi lain : 

“KDEI CORNER”, LAYANAN NON OFFICIAL GUNA MENDEKATKAN DIRI KEPADA TKI DI TAIWAN



Kepala KDEI di Taipei menyapa dan bersilaturahmi dengan TKI di Aula TMS (21/05/17)

Taipei, (21/05/17). Guna meningkatkan akses pengaduan TKI/WNI di Taiwan dan mendekatkan diri kepada pelayanan terhadap TKI di Taiwan, KDEI di Taipei kerap berkunjung di Aula Taipei Main Station. 
Layanan service non official atau KDEI Corner ini berupa konsultasi, sharing informasi, diskusi seputar dunia TKI di Taiwan, serta isu-isu lainnya seputar ketenagakerjaan. Diskusi ringan dan santai ini diharapkan dapat menjadi media silaturahmi maupun wadah untuk menyerap aspirasi dari TKI. Input dan aspirasi dari TKI dapat menjadi masukan yang sangat penting dalam perumusan kebijakan ketenagakerjaan maupun rumusan upaya preventif dalam peningkatan perlindungan TKI di Taiwan.

Layanan tersebut melibatkan Satgas TKI, sukarelawan/pemerhati TKI, serta TKI-TKI hebat lainnya yang mempunyai segudang pengalaman dan inspirasi yang dapat ditularkan ke TKI lainnya.
Dalam layanan KDEI Corner tersebut, bila ada pengaduan TKI, selanjutnya difollow up oleh bidang ketenagakerjaan. Perkembangannya akan disampaikan kepada pelapor.

Dalam kurun tiga bulan terakhir, layanan yang berpusat dan dirintis dari Taman Baca TKI tersebut mulai dikunjungi oleh pegawai konseling dari BLA Taipei City.

Di media sosial sendiri telah ada dua portal terkait perlindungan TKI Taiwan yakni Grup Facebook “Pengaduan TKI Taiwan”, serta Web Blog “pengaduantkitaiwan.blogspot.tw”.
Sinergitas dan koordinasi yang baik antar WNI/TKI, organisasi TKI, dsb dengan KDEI di Taipei semoga tetap terjalin dan berkesinambungan.

Sumber : Website KDEI

20 May 2017

PENGUMUMAN : KTKLN TIDAK DIWAJIBKAN BAGI TKI YANG AKAN BEKERJA KE LUAR NEGERI

Pengumuman terkait KTKLN "tidak diwajibkan bagi TKI yang akan bekerja ke luar negeri"

Download File PDF di sini

Sumber : KDEI di Taipei Website KDEI di Taipei

[INFO LOMBA] Lomba Puisi & Fotografi Tahun 2017 oleh Disnaker Taipei City


 Lomba Puisi & Fotografi Tahun 2017 oleh Disnaker Taipei City







Download file PDF KLIK DISINI
Info lanjut hubungi penyelenggara dalam file tersebut.

Sumber : Hello Taipei dan Surat Masuk dari Disnaker Taipei City


19 May 2017

Buku Panduan TKI di Taiwan 2017 resmi dirilis

Buku panduan bagi TKI resmi rilis, edisi terbaru sesuai peraturan terbaru di Taiwan, download melalui weblog http://pengaduantkitaiwan.blogspot.tw

Cari di pojok kanan bawah.
Semoga bermanfaat !





18 May 2017

DHSC Taiwan berkunjung ke KDEI di Taipei bahas Perpanjangan Kontrak TKI dan Skema Direct Hiring

Taipei, KDEI (18/05/17). Pihak DHSC (Direct Hiring Service Center) Taiwan berkunjung ke KDEI di Taipei yang diwakili oleh Senior Specialist WDA, Specialist WDA, serta Deputi Director Enterprise Resource Planing Center NASME, beserta staf. 

Melalui pertemuan singkat tersebut dibahas beberapa hal seputar penempatan TKI di Taiwan khusus perpanjangan kontrak tanpa pulang. DHSC mempunyai fungsi dalam membantu penempatan TKA ke Taiwan khusus yang tidak menggunakan jasa agency dan perusahaan pengirim di negara asal. 
Beberapa pelayanan yang dilakukan oleh DHSC adalah :
    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEickFpHqhhQwv1t4WkVfAlDcC-rQPgbGSb0qki57vXvTxHYvbV69CFi79b96kT_xeKiTkuBghIX3NMNDm_MDGNCUxvwchm2z7XSpRQ8eDqOkUXBaATIaUkJVou63og6KlH-pqBgG7g07i6Z/s320/construction.jpg
  • Re-entry hiring : proses perpanjangan perjanjian kerja kembali pada majikan yang sama, proses pengambilan visa pada kantor TETO di Indonesia.
  • Perpanjangan Perjanjian Kerja Tanpa Pulang (PPKTP) : proses perpanjangan perjanjian kerja baik kembali pada majikan yang sama, atau pindah majikan, proses pengambilan visa di Taiwan.
  • Direct Hiring : proses penempatan langsung tanpa melalui agensi dan PPTKIS. Skema ini banyak diisi oleh Filipina, menyusul Thailand dan Vietnam. Terkait dengan skema Direct Hiring tersebut, KDEI di Taipei menyarankan kepada DHSC agar menyampaikan informasi detil terkait lowongan kerja yang tersedia (mencakup data singkat perusahaan, uraian jabatan, kualifikasi/persyaratan, gaji, benefit, dll). Informasi lowongan kerja tersebut sebagai bahan untuk pengisian portal job luar negeri BNP2TKI maupun Kemenaker. DHSC menyampaikan akan menyampaikan informasi lowongan kerja tersebut. 
Skema direct hiring tersebut perlu pembahasan tersendiri dan penjajakan kerjasama lebih lanjut untuk menginiasi skema yang belum diisi oleh TKI tersebut.
Dalam pertemuan tersebut dibahas beberapa kendala teknis yang ditemukan di lapangan, best practice, serta saran dan masukan untuk perbaikan pelayanan terhadap TKI. Selanjutnya, ke depan akan terus dilakukan sharing informasi seputar ketenagakerjaan, serta pemanfaatan sistem informasi.
KDEI di Taipei juga menyarankan agar dapat dilakukan integrasi sistem dengan DHSC guna kemudahan dalam pertukaran data dan informasi TKI.
Sistem Informasi KDEI di Taipei terkait pendataan TKI yang melakukan perpanjangan kontrak dengan skema baru yakni PPKTP (Perpanjangan Perjanjian Kerja Tanpa Pulang) sedang dalam proses perancangan, dan pengembangan.