SARANA ADVOKASI & EDUKASI

"FIGHT TO SAVE PMI TAIWAN"

Hati-hati Penipuan Yang Mengatasnamakan Pejabat maupun Institusi BP2MI, Agar Selalu Waspada! ~

18 December 2017

Pembinaan PMI Taiwan dalam Even Kompetisi Sepakbola, TISL 2017

Selebrasi Cailiao FC dalam mempertahankan gelar Juara TISL
Taipei, KDEI (18/12/17) -- KDEI Taipei terus berupaya meningkatkan pembinaan terhadap PMI di Taiwan. Salah satunya adalah melalui event kegiatan olahraga, yakni melalui dukungan dalam even sepakbola bergengsi di kalangan PMI Taiwan yakni TISL (Taiwan Indonesia Soccer League).
Dalam kompetisi tersebut, Cailiao FC keluar sebagai juara TISL (Taiwan Indonesia Soccer League) Musim 2017. Adalah kemenangan dengan skor 2-1 atas Laforsa FC yang mengantarkan Cailiao FC ke tangga juara. 
Dalam laga yang dilangsungkan di Stadion NTSU (National Taiwan Sport University), Minggu (17/11/2017), yang kick off pukul 13.00 siang waktu setempat. Seluruh gol Cailiao FC dilesakkan oleh Khayat Ibramin, pemain bernomor punggung 23. Dari sisi Laforsa FC, sempat memperkecil kekalahan berkat tendangan indah dari Galih Dito Deniswara, pemain bernomor punggung 13. 
Pada babak pertama unggul sementara Cailio FC yang kemudian ada perubahan intensitas dan penyerangan di babak kedua. Berbagai upaya serangan balik dan mengejar ketertinggalan Laforsa FC berhasil diredam oleh Cailiao FC. 
Wasit akhirnya meniupkan peluit tanda akhir pertandingan. Cailiao FC pun menuntaskan laga dengan kemenangan 2-1, kembali sebagai juara bertahan TISL.
Pertandingan berlangsung dengan kondisi cuaca dingin berkisar 12⁰C disertai hujan rintik tidak menyurutkan semangat dari kedua kesebelasan memperjuangkan trofi bergengsi di ajang kompetisi tersebut. 
Sebagai informasi bahwa Liga TISL tersebut merupakan liga bergensi di kalangan PMI yang diadakan setiap tahunnya, dengan mempertemukan berbagai klub-klub sepakbola bentukan PMI yang ada di seluruh Taiwan. Dalam liga TISL 2017 ini diikuti oleh oleh 30 klub dari berbagai penjuru di Taiwan.
Dalam event tersebut KDEI Taipei yang diwakili oleh Farid Ma’ruf selaku analis bidang tenaga kerja hadir dalam rangka pembinaan terhadap Pekerja Migrant Indonesia di bidang olahraga.
“Dengan adanya kegiatan kompetisi seperti ini diharapkan dapat membangkitkan semangat persaudaraan yang tinggi sesama PMI, dalam mengisi waktu libur dengan kegiatan positif sehingga mencegah hal-hal negatif, menjunjung tinggi sportifitas, serta memperkenalkan kepada Taiwan pada banyak talenta-talenta dari PMI di bidang sepakbola”, ujarnya dalam memberikan sambutan sebelum penyerahan trofi dan medali kepada para pemain.
Dalam kesempatan tersebut, dilangsungkan dengan penyerahan medali dan trofi kepada Juara 1, 2, 3, dan 4 serta beberapa kategori. 
Adapun susunan juara dalam kompetisi TISL tersebut adalah : 
Juara 1 Cailiao FC (Status Juara Bertahan)
Juara 2 Laforsa FC
Juara 3 Puyan FC
Juara 4 Liong FC
Sedangkan kategori best player  adalah Galih Dito Deniswara dari Laforsa FC, top score Nazam dari Cailiao FC, best goal keeper Heri Kuswanto dari Cailiao FC
Ketua Penyelenggara Kompetisi TISL Furqon Ali sekaligus anggota kesebelasan Cailiao FC, menyampaikan kegembiraannya karena berhasil mempertahankan Juara 1 dalam kejuaraan ini, sebelumnya tahun 2016 lalu juga keluar sebagai juara.
“Liga ini baik khususnya buat perkembangan sepak bola di Taiwan bisa terus maju, banyak pula tim2 baru yang muncul, sekarang saja hampir 30 tim yang ikut berpartisipasi dan tidak ada kericuhan atau hal yg tidak kita inginkan”, ujarnya.
Pertandingan final tersebut turut dihadiri oleh sekitar ratusan PMI pecinta sebakbola serta pendukung masing-masing kesebelasan. Acara berlangsung dengan sukses, aman tanpa ada kericuhan, berakhir pukul 15.30 waktu setempat.
Dokumentasi Lainnya :
























Nonton videonya di
Juga diberitakan di Website BNP2TKI

Serta CNA Taiwan